Epidemi mesothelioma ganas yang diam: Sebuah seruan untuk bertindak

Esai : Epidemi mesothelioma ganas yang diam: Sebuah seruan untuk bertindak Mesothelioma ganas, diakui sebagai penyakit baru pada 1950-an, hampir secara eksklusif disebabkan oleh paparan debu asbes dan biasanya didiagnosis beberapa dekade setelah paparan pertama. Penyakit ini awalnya terbatas menimpa pada pekerja pabrik asbes, tetapi diagnosis pada non-pekerja pabrik terus melonjak. Meskipun telah diakui oleh

Media Release : Rusia melanggar Hak Dasar atas Lingkungan Kerja yang Aman dan Sehat

Media Release Jenewa, 15 Juni 2022 Rusia melanggar Hak Dasar atas Lingkungan Kerja yang Aman dan Sehat Hanya empat hari setelah semua Negara Anggota ILO mengambil keputusan penting untuk menambahkan prinsip lingkungan kerja yang aman dan sehat ke dalam Prinsip dan Hak Mendasar ILO di Tempat Kerja dan dengan keputusan ini berkomitmen untuk menghormati dan

Press Release : International Women’s Day 2022

PRESS RELEASE  March 8, 2022 International Women’s Day 2022 More than 120 years after Lady Factory Inspector Lucy Deane informed the British Parliament of the “evil effects of asbestos dust” in a workplace, women campaigners continue to address the dire consequences of asbestos exposures. It is fitting that on International Women’s Day, their efforts are

Kemenkes Tolak Larang Asbes Walau Picu Kanker

“Kami tidak Bisa melarang penggunaan asbes selama Industri masih mengijinkan untuk mengimport bahan tersebut” ujar Kartini Rustandi, Sesditjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada pertemuan audiensi INA-BAN di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta (18/01). Berbagai lembaga dunia seperti WHO, ILO dan Bank Dunia telah lama nyatakan semua jenis asbes bersifat karsinogenik. Termasuk chrysotile atau

Mempertanyakan Sikap Pemerintah atas Asbes Sebagai Limbah B3

“Asbes merupakan bahan berbahaya dan Beracun (B3) yang masih diijinkan untuk digunakan” ujar Ibu Nur Yun Insiani dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 (PSLB3) – Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam Audiensi bersama INA-BAN (Indonesia Ban Asbestos Network). Jakarta (23/11/2021) Seiring dengan meningkatnya laju pembangunan, peningkatan Limbah B3 terus meningkat baik dari

COP26-asbestos-climate-change

Teknologi Asbes, Tidak Berkelanjutan & Tidak Dapat Diterima

Rilis Media15 Oktober 2021 Tindakan yang diambil oleh organisasi internasional selama seminggu terakhir telah mengisyaratkan peningkatan kesadaran bahwa bisnis seperti biasa tidak lagi menjadi pilihan yang berkelanjutan mengingat keadaan darurat iklim. Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Human Rights Council) – badan hak asasi manusia utama PBB – dan ILO (Organisasi Buruh Internasional)

Asbes : Bahan Kimia paling mematikan di tempat kerja

Lebih dari 1 milyar pekerja terpapar zat berbahaya setiap tahunnya, termasuk polutan, debu, uap dan asap di lingkungan kerja mereka. Potensi yang lebih tinggi ditambah dengan terus berkembanganya produksi dan industri yang menggunakan bahan kimia. Perkiraan sebelumnya yang diterbitkan oleh Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) telah menemukan bahwa lebih dari 2.780.000 pekerja meninggal secara global setiap

Fakta Tentang Asbes Krisotil – Tragedi Kesehatan Manusia & Bencana Ekonomi

FAKTA TENTANG ASBES KRISOTIL  TRAGEDI KESEHATAN MANUSIA & BENCANA EKONOMI Sumber Daya Informasi untuk Dialog Kebijakan   Apa itu asbes krisotil dan produk apa yang digunakan? Asbestos adalah serat mineral silikat alami. Asbes krisotil, atau asbes putih, merupakan salah satu dari 6 jenis asbes. Asbes krisotil adalah satu-satunya bentuk asbes yang masih ditambang dan diperdagangkan

170 Lembaga nonprofit mendesak Johnson & Johnson untuk menghentikan penjualan Bedak Bayi secara global

Lebih dari 170 Lembaga Non-Profit dari 51 Negara menuntut Johnson & Johnson untuk menarik seluruh produk bayi berbasis bedak nya di seluruh dunia. Tuntutan 170 lembaga ini di dasari karena kekhawatiran akan produk bayi Johnson & Johnson mengandung asbes yang dapat menyebabkan kanker, Menurut pernyataan dari kelompok advokasi Black Women for Wellness.1 Pada Mei 2020,