KLHK akan Kurangi Penggunaan Asbes

Jakarta – “Selama itu berbahaya bagi masayarakat, dan kita pun sudah tahu bahayanya maka posisi KLHK sudah tegas, kita sudah mau mengurangi (penggunaan asbes)”, ungkap Yunik Kuncaraning sebagai Kasubdit Penerapan Konvensi B3 ketika ditemui tim Indonesia Ban Asbestos (Ina-Ban) di gedung Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta, Jumat (15/2/2019). Yunik menjelaskan KLHK sangat

Poltak Ambarita: Larang Penggunaan Asbes

Kasubdit Kerjasama Logistik, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementrian Perdagangan, Poltak Ambarita menegaskan untuk melakukan larangan penggunaan asbes daripada menaikkan tarif masuk asbes ke Indonesia karena akan berdampak pada barang-barang lainnya yang akan di ekspor dan di impor. “Kalau memang ini barang berbahaya, ya sudah jangan digunakan, selesai. Kalau kita melarang penggunaan di dalam negeri, nanti

MENGAWAL BANDUNG SEHAT TANPA ASBES

Bandung – Pelarangan bahan baku asbes sudah mulai menjadi wacana di Indonesia. Sekretaris Komisi C DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga mengatakan bahwa saat ini DPRD Kota Bandung sedang melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah pada bangunan Gedung yang ada di Kota Bandung. Beliau mengatakan bahwa fraksi beliau mengusulkan memasukan salah satu pasal untuk melarang bahan baku

Laporan: Perkiraan Jumlah Kematian Akibat Penyakit Asbes di Indonesia Tahun 2016

International Agencies for Research on Cancer (IARC) sejak 1987 mengatakan bahwa semua jenis asbestos, termasuk Chrysotile, berpotensi menyebabkan kanker bagi manusia. Bahan krosidolit ini yang kita lihat dalam bentuk atap dan dinding asbes, bantalan kanvas rem kendaraan, pelapis gasket mesin kendaraan dan banyak produk lainnya. Produk-produk tersebut telah menjadi bagian aktivitas masyarakat, namun belum disadari

Seminar Bandung Sehat tanpa Asbes

Seminar “Bandung Sehat Tanpa Asbes” Bahaya Asbes Bagi Kesehatan dan Lingkungan Masyarakat Bandung, 13 Februari 2018     1:  Pendahuluan   Latar Belakang   Asbes (asbestos) merupakan mineral fibrosa yang secara luas banyak dipakai di dunia sejak lama[1]. Terdapat banyak jenis serat asbes tetapi yang paling umum dipakai adalah chrysotile, amosit dan crocidolite, semuanya merupakan

Fakta-Fakta Mengenai Chrysotile (Asbes Putih)

Berikut ini adalah fakta-fakta yang mencerminkan pengetahuan mengenai asbes chrysotile (Asbes Putih),  satu-satunya jenis asbes yang masih dipasarkan. Fakta 1 Selama dua dekade terakhir, chrysotile merupakan satu-satunya jenis asbes yang ditambang dan menjadi komoditas yang dipasarkan secara luas. Lebih dari 95% asbes yang dipasarkan selama seabad terakhir adalah jenis chrysotile. Data terakhir memperlihatkan penggunaan asbes di dunia

Dangerous Dust – Asbestos Story in Indonesia

Indonesia telah menggunakan bahan baku Asbes semenjak tahun 1950’an, hampir setiap tahunnya seratus ribu Ton Meter Kubik bahan baku asbes di impor ke Indonesia, di olah menjadi material campuran untuk bahan bangunan seperti atasp semen dan produk lainnya. Meskipun Pemerintah Indonesia telah mengkategorikan Asbes sebagai Bahan beracun berbahaya. namun penggunaannya masih legal di Indonesia dan

Mengenal Asbes

Setelah IARC (The International Agency for Research on Cancer) pada tahun 1977 menyatakan bahwa asbes putih (chrysotile) memiliki sifat carcinogenic, penggunaannya mulai dilarang di negara industri maju seperti Uni Eropa, Australia, Jepang, Chili, Arab Saudi dan negara lain. Sejak saat itu perdagangan asbes putih bergeser ke negara-negara berkembang. Saat ini, WHO memperkirakan sekitar 125 juta orang

Bahaya Asbes bagi Kesehatan

WHO telah menyatakan semua jenis Asbes sebagai bahan Karsinogenik (Penyebab kanker). Chrysotile atau Asbes putih telah terbukti mengakibatkan asbestosis, kanker paru, mesothelioma dan kanker laring dan ovarium (IPCS, 1998; WTO, 2001; IARC, 2012; WHO, 2014; Collegium Ramazzini, 2015). Seseorang  mungkin terpapar asbes di tempat kerja, sekolah, fasilitas umum atau bahkan di lingkungan tempat tinggal mereka sendiri. Jika