Industri Asbes Menuju Akhir

International Ban Asbestos Secretariat atau IBAS, merilis sebuah artikel pada tanggal 3 Mei 2018 yang berjudul “Dramatic Fall in Asbestos Production”. Artikel tersebut menginformasikan bahwa produksi asbes di dunia mengalami penurunan yang drastis. IBAS mengutip angka perkiraan yang dikeluarkan oleh Lembaga United State Geological Survey (USGS) yang memang angka produksi asbes menurun tajam. Produksi asbes

Laporan: Perkiraan Jumlah Kematian Akibat Penyakit Asbes di Indonesia Tahun 2016

International Agencies for Research on Cancer (IARC) sejak 1987 mengatakan bahwa semua jenis asbestos, termasuk Chrysotile, berpotensi menyebabkan kanker bagi manusia. Bahan krosidolit ini yang kita lihat dalam bentuk atap dan dinding asbes, bantalan kanvas rem kendaraan, pelapis gasket mesin kendaraan dan banyak produk lainnya. Produk-produk tersebut telah menjadi bagian aktivitas masyarakat, namun belum disadari

Dokter RS Persahabatan: Sudah ada 21 Penderita Mesothelioma

Dokter RS Persahabatan: Sudah ada 21 Penderita Mesothelioma Jakarta – Penelitian kasus kanker paru-paru yang dilakukan dokter RS Persahabatan mengungkap 21 penderita mesothelioma. Hal ini terungkap dalam kuliah umum yang menghadirkan Dennis Nowak, profesor kedokteran okupasi dan ahli paru-paru Jerman, Kamis 19 April 2018. Mesothelioma adalah kanker yang menyerang mesothelium, yaitu lapisan jaringan tipis yang

Press Release – Pengguna Asbes Juga Terancam Kanker Ovarium

Jakarta – Dalam kurun waktu 2007-2017 Indonesia mengimpor bahan baku asbestos berupa krisotil lebih dari 1 juta ton. Jika ditotal sejak awal impor asbestos dilakukan tahun 1955 dan lonjakan tertinggi di tahun 1980-an, maka puluhan juta ton asbestos telah dikonsumsi masyarakat Indonesia. Namun sampai hari ini bahaya asbes yang begitu besar belum menjadi perhatian serius

Laporan Berita TRTWorld: Asbestos, a time bomb in Indonesia

Dalam semangat yang baik – namun sangat sakit. Sriyono adalah ayah tiga anak – tinggal di pinggiran ibukota Indonesia. Dia memiliki penyakit yang tidak dapat disembuhkan yang kemungkinan akan berkembang menjadi kanker. Asbestosis disebabkan oleh menghirup serabut asbes, bahan isolasi yang dilarang di banyak negara maju – dan Indonesia adalah salah satu pengguna terbesar di

Negara Korban Hoax Larangan Asbes

Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan semua jenis asbestos berbahaya bagi manusia. 100.000 orang pekerja yang terpapar asbes meninggal tiap tahun menurut WHO. Prof James Leigh,  Mantan Direktur Pusat Kesehatan Tenagakerja dan Lingkungan pada Sydney School of Public Health, Australia, memprediksi bahwa akan ada booming kematian akibat asbestos di tahun 2030, mencapai 10 juta orang.

Catatan Untuk Indonesia: Perjalanan Panjang Inggris dalam Melawan Penyakit Akibat Asbes

Inggris adalah negara di benua eropa yang termasuk dalam negara dunia pertama. Inggris juga memiliki sejarah industri yang kuat mulai dari tahun 1750 di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi dan teknologi. Terlebih saat perang dunia ke-2, industri kapal laut maju pesat demi mendukung angkatan bersenjata pada saat itu. Industri kapal laut yang maju di Inggris,

ITUC AP Larang Penjualan Asbes Karena Banyak 107 Ribu Pekerja Yang Mati

  JAKARTA, beritalima.com – “Kita sebagai serikat pekerja akan terus melakukan tindakan segera untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebagai prioritas utama kami,” ujar Shoida San, General Secretary of ITU AP, saat pertemuan International Trade Union Confederation – Asia Pasifik (ITUC AP), Rabu (7/3/2018), di Hotel Sari Pan Pasifik, Jalan Thamrin, Jakarta. ITUC AP yang beranggotakan

Seminar Bandung Sehat tanpa Asbes

Seminar “Bandung Sehat Tanpa Asbes” Bahaya Asbes Bagi Kesehatan dan Lingkungan Masyarakat Bandung, 13 Februari 2018     1:  Pendahuluan   Latar Belakang   Asbes (asbestos) merupakan mineral fibrosa yang secara luas banyak dipakai di dunia sejak lama[1]. Terdapat banyak jenis serat asbes tetapi yang paling umum dipakai adalah chrysotile, amosit dan crocidolite, semuanya merupakan