Sexy Killer, Industri Batubara Penyumbang Luka dan Duka

Sexy Killers, merupakan bagian terakhir Ekspedisi Indonesia Biru, sebuah perjalanan dua jurnalis Dhandy Dwi Laksono dan Ucok Suparta,  merekam berbagai masalah sosial, ekonomi dan lingkungan di Indonesia. Film ini rilis pada 5 April 2019 sampai dengan 13 April 2019, sudah 476 lokasi memutar film ini di berbagai daerah di Indonesia. Film ini bercerita tentang bagaimana

BSN Akan Kaji Ulang Asbes Ber-SNI

Setelah melakukan audiensi dengan beberapa kementerian terkait regulasi pemakaian asbes, Indonesia Ban Asbestos Network (Ina-Ban) juga mengunjungi salah satu lembaga yang menangani labelisasi Standar Nasional Indonesia (SNI) sebuah produk, yaitu Badan Standarisasi Nasional (BSN) untuk mempertanyakan bagaimana peran BSN terhadap sebuah produk yang digunakan oleh masyarakat umum yang mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) seperti

KLHK akan Kurangi Penggunaan Asbes

Jakarta – “Selama itu berbahaya bagi masayarakat, dan kita pun sudah tahu bahayanya maka posisi KLHK sudah tegas, kita sudah mau mengurangi (penggunaan asbes)”, ungkap Yunik Kuncaraning sebagai Kasubdit Penerapan Konvensi B3 ketika ditemui tim Indonesia Ban Asbestos (Ina-Ban) di gedung Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta, Jumat (15/2/2019). Yunik menjelaskan KLHK sangat

Poltak Ambarita: Larang Penggunaan Asbes

Kasubdit Kerjasama Logistik, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementrian Perdagangan, Poltak Ambarita menegaskan untuk melakukan larangan penggunaan asbes daripada menaikkan tarif masuk asbes ke Indonesia karena akan berdampak pada barang-barang lainnya yang akan di ekspor dan di impor. “Kalau memang ini barang berbahaya, ya sudah jangan digunakan, selesai. Kalau kita melarang penggunaan di dalam negeri, nanti

RACUN BERHAMBUR di NEGERI BENCANA

Posisi geografis Indonesia disadari berada di dalam “Ring of Fire” Cincin Api Pasifik yang berarti Indonesia berpotensi sering dilanda bencana alam. Indonesia berada berada di atas tiga tumbukan lempeng benua; Indo-Australia dari sebelah selatan, Eurasia dari utara, dan Pasifik dari timur. Kondisi geografis ini di satu sisi menjadikan Indonesia sebagai wilayah yang rawan bencana letusan

Catatan Akhir Tahun 2018 : Potret Global Gerakan Pelarangan Asbes

Dimanapun asbes ditambang, diolah, digunakan atau dijual, tetap saja bisnis mematikan ini menghasilkan keuntungan pribadi yang berada pada puncak rantai perdagangan asbes. Padahal bagi para pekerja dan masyarakat biasa yang menggunakan produk asbes, tentu saja mereka harus merogoh kocek yang besar akibat penyakit yang disebabkan oleh bahan mineral tersebut. Statistik terbaru menunjukan bahwa kematian global

PEMERINTAH TIDAK SERIUS URUS KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

Jakarta – Pemerintah dinilai tidak serius dalam mengurus kesehatan dan keselamatan kerja. Dalih pemotongan anggaran yang hampir mencapai 50 persen dianggap sebagai bukti bahwa tidak adanya komitmen pemerintah mengurusi kelanggengan hidup para pekerja di Indonesia. Hal ini mengemuka dalam Lokakarya Evaluasi Pelaksanaan dan Pengawasan UU K3 di Indonesia yang digelar Industri All di Jakarta, 98/11).

Menggagas Perubahan UU Keselamatan Kerja

UU 1/1970 Lahir Dalam Semangat Industrialisasi dan Investasi Tidak lama berselang dari lahirnya UU Penanaman Modal Asing (PMA) Nomor 1 Tahun 1967 Indonesia juga melahirkan UU 1 Tahun 1970 tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Sebagai sebuah “syarat” masuknya investasi dari negara industri modern wajar jika Indonesia harus menunjukan wajahnya yang ramah terhadap buruh.   Ide

Larang Penggunaan Asbes di Kota Bandung Sekarang Juga!

Bandung – Asbes merupakan mineral murah, kuat, dan tahan api namun berbahaya bagi kesehatan jika menghirupnya. World Health Organization (WHO) telah menyatakan bahwa asbes menyebabkan lebih dari 110.000 orang meninggal setiap tahunnya karena penyakit akibat asbes. Lebih dari 60 negara juga sudah melarang penggunaan bahan material ini karena telah merasakan bencana yang diakibatkannya. Sayangnya di

PERHATIAN DARI DUNIA AKAN ASBES DI INDONESIA MAKIN TINGGI

Korban asbes sudah bermunculan di Indonesia sejak tahun 2008. Para korban yang ditemukan berasal dari kalangan pekerja. Kemunculan korban ini mungkin saja dapat ditemukan lebih cepat jika saja situasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada industri di Indonesia berpihak kepada para pekerja. Alat pelindung diri sesuai standar, besarnya biaya pemeriksaan kesehatan tahunan, penerapan sistem manajemen