INA-BAN

INA-BAN

Indonesia Ban Asbestos Network establish in 2010. as part of initiation from several organization who had concern in asbestos industry and consumption.

Read More

Kampanye

Kampanye

INA-BAN melakukan kampanye kepada masyarakat dalam upaya memberikan awareness dan pendidikan untuk memutus rantai penyakit terkait asbes..

Read More

Solidarity Network

Solidarity Network

Menjalin Kerjasama dan solidaritas Internasional Terkait dengan Kampanye penghentian pengunaan asbes di Indonesia.

Read More

Surat Terbuka Untuk Semua Delegasi Rotterdam Convention COP 10

Kami menuntut hak untuk mengetahui apakah zat beracun memasuki negara kami ‘Konvensi Rotterdam tentang Prosedur Persetujuan Sebelumnya untuk Bahan Kimia dan Pestisida Berbahaya Tertentu dalam Perdagangan Internasional’ bertujuan untuk mempromosikan berbagi informasi, tanggung jawab bersama, dan kerja sama dalam perdagangan internasional bahan kimia berbahaya tertentu untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan dari bahaya dan untuk

Rusia-Ukraina dan Restorasi Mekanisme Kerja Sama Dunia

Dua minggu terakhir ramai dibicarakan serangan militer Rusia terhadap wilayah Ukraina. Serangan yang oleh banyak pihak dikatakan sebagai serangan pendek untuk memperingati Ukraina agar tidak memainkan politik yang bisa dianggap membahayakan Rusia. Namun kini serangan yang dimaksud ternyata sudah memasuki pekan kedua yang menurut sejumlah analis memasuki fase menentukan apakah akan panjang atau selesai sampai

Kemenangan Bersejarah Forum Pendukung Korban Asbes di Inggris

(10/03/2022) Forum Pendukung Korban Asbes di Inggris (Asbestos Victim Support Groups’ Forum) mencapai kemenangan besar dalam Pertempuran bersejarah untuk dokumen sejarah mengungkapkan bahwa Cape mengetahui bahaya Asbes pada produk Insulation Board/Asbestolux. Forum pendukung korban asbes dan penasehat hukum melalui per pertempuran di pengadilan berhasil menyelamatkan dokumen dari kehancuran. Dokumen ini menjadi bukti yang sangat penting

Press Release : International Women’s Day 2022

PRESS RELEASE  March 8, 2022 International Women’s Day 2022 More than 120 years after Lady Factory Inspector Lucy Deane informed the British Parliament of the “evil effects of asbestos dust” in a workplace, women campaigners continue to address the dire consequences of asbestos exposures. It is fitting that on International Women’s Day, their efforts are

Kemenkes Tolak Larang Asbes Walau Picu Kanker

“Kami tidak Bisa melarang penggunaan asbes selama Industri masih mengijinkan untuk mengimport bahan tersebut” ujar Kartini Rustandi, Sesditjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada pertemuan audiensi INA-BAN di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta (18/01). Berbagai lembaga dunia seperti WHO, ILO dan Bank Dunia telah lama nyatakan semua jenis asbes bersifat karsinogenik. Termasuk chrysotile atau

Mempertanyakan Sikap Pemerintah atas Asbes Sebagai Limbah B3

“Asbes merupakan bahan berbahaya dan Beracun (B3) yang masih diijinkan untuk digunakan” ujar Ibu Nur Yun Insiani dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 (PSLB3) – Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam Audiensi bersama INA-BAN (Indonesia Ban Asbestos Network). Jakarta (23/11/2021) Seiring dengan meningkatnya laju pembangunan, peningkatan Limbah B3 terus meningkat baik dari

COP26-asbestos-climate-change

Teknologi Asbes, Tidak Berkelanjutan & Tidak Dapat Diterima

Rilis Media15 Oktober 2021 Tindakan yang diambil oleh organisasi internasional selama seminggu terakhir telah mengisyaratkan peningkatan kesadaran bahwa bisnis seperti biasa tidak lagi menjadi pilihan yang berkelanjutan mengingat keadaan darurat iklim. Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Human Rights Council) – badan hak asasi manusia utama PBB – dan ILO (Organisasi Buruh Internasional)

Asbes : Bahan Kimia paling mematikan di tempat kerja

Lebih dari 1 milyar pekerja terpapar zat berbahaya setiap tahunnya, termasuk polutan, debu, uap dan asap di lingkungan kerja mereka. Potensi yang lebih tinggi ditambah dengan terus berkembanganya produksi dan industri yang menggunakan bahan kimia. Perkiraan sebelumnya yang diterbitkan oleh Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) telah menemukan bahwa lebih dari 2.780.000 pekerja meninggal secara global setiap